Posted by: hardychen on: December 19, 2010
Saya sering mendengar berita-berita di koran bahwa banyak orang bunuh diri karena tidak tahan dengan kehidupannya yang sekarang.
Saya cukup heran, mengapa di dunia ini masih ada orang yang takut dengan kehidupan dibandingkan dengan kematian.
Mungkin saya masih belum melihat kengerian dari kehidupan yang sebenarnya, yang telah membuat mereka takut dan memutuskan untuk mati.
Tapi mungkin juga mereka belum melihat bagaimana setelah mati, apakah keadaan mereka akan jauh lebih baik dibanding kehidupan di dunia.? Bisa lebih baik bisa lebih buruk. Tidak ada yang tahu.
Terkadang memang selalu ada godaan untuk ‘pergi’. Entah bagaimana caranya perasaan itu muncul dengan sendirinya.
Hidup memang tidak dipungkiri amat sulit, setidaknya bagi saya yang sudah banyak mencicipi penderitaan dalam hidup. Terkadang saya merasa saya tidak cukup beruntung. Saya punya banyak kekurangan, dan oleh karena itu saya jadi punya banyak kesulitan.
Saya sempat berpikir seperti orang-orang itu, mungkin kematian adalah jalan terbaik. Namun pada saat itu saya benar-benar takut mati, dan ketika perasaan takut mati itu perlahan-lahan hilang, saya malah berpikir kenapa saya harus buru-buru? Padahal pada akhirnya saya akan mati juga. Kenapa saya tidak main-main dulu di dunia ini. Kenapa saya tidak melepaskan semuanya. Semua tekanan batin yang melilit saya.
Memang kalau dipikir secara logis, rasa sakit adalah milik kita, namun jika seandainya rasa sakit adalah milik kita, mengapa kita menderita karenanya, mengapa kita tidak memiliki kontrol atas sesuatu yang kita anggap milik kita.
Maka dari itu saya berpikir bahwa rasa sakit itu bukan milik saya, begitu juga dengan rasa senang, bahagia, semuanya bukan milik saya. Jadi mengapa saya perlu cemas?
Saya hanya perlu mencari cara menggunakan pikiran saya ‘membereskan’ segala macam tetek bengek itu.
Saya yakin, suatu hari nanti saya akan menemukan cara. Saya amat yakin.